
Pascabencana Kebakaran: HSI BERBAGI Kirim Ratusan Paket Makanan dan Pasokan Air Bersih di Kasepuhan Cipta Mulya
Leny Hasanah- Program Tanggap Bencaana LAZ HSI BERBAGI

Pascabencana lokasi kebakaraan Kampung Kasepuhan Cipta Mulya, sedikitnya 320 jiwa masih mengungsi di tengah kekeringan yang melanda sebagian besar wilayah tersebut. Foto-foto; Dok HSI BERBAGI.
Sukabumi, news.berbagi.id– Memasuki satu bulan pascakebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Cipta Mulya, Sukabumi, HSI BERBAGI menyalurkan 320 paket makanan siap saji dan pasokan lanjutan tanki air bersih dengan total 27 ribu liter yang telah disalurkan kepada warga penyintas di lokasi.
Langkah taktis ini diambil sebagai bentuk kepedulian untuk mendampingi dan memenuhi kebutuhan mendasar bagi 320 jiwa penyintas yang masih bertahan di lokasi pengungsian di tengah dampak kekeringan yang melanda.
Aksi tanggap bencana berkesinambungan ini dipicu oleh kebakaran hebat yang menghanguskan 70 unit rumah warga pada 25 Juli 2026 lalu sekitar pukul 13.00 WIB. Api diduga berasal dari hubungan arus pendek (korsleting) listrik di fasilitas kamar mandi umum dekat Imah Gede, yang kemudian merembet cepat, akibat konstruksi rumah yang mayoritas berbahan kayu serta embusan angin kencang.
Aksi Lanjutan Dapur Umum dan Distribusi Air Bersih

Membuka dapur umum menyiapkan 320 paket makanan siap santap untuk para penyintas.
Aksi kemanusiaan ini merupakan kelanjutan dari hasil asesmen berkala yang dilakukan oleh tim lapangan HSI Berbagi. Sebelum mengaktifkan dapur umum dan menyalurkan air bersih pada giat kali ini, HSI Berbagi telah mengirimkan bantuan logistik awal berupa hampir 2 kuintal beras ke lokasi kejadian sesaat setelah musibah terjadi. (baca juga; https://news.berbagi.id/sulit-didapat-hsi-berbagi-alirkan-12-000-liter-air-bersih-untuk-warga-sukabumi)
“Kami memulai persiapan belanja logistik sejak dua hari sebelumnya. Pada hari pelaksanaan, 25 Agustus 2026, tim relawan sudah mulai memasak sejak pukul 05.00 WIB pagi dan seluruh paket makanan siap saji selesai dikemas pada pukul 13.00 WIB,” ujar Aryo Abu Khansa, Divisi Distribusi dan Pendayagunaan LAZ HSI BERBAGI di Sukabumi, Rabu (26/8/2026).
Proses memasak dilakukan di daerah Cikakak, Palabuhanratu, karena situasi di area Kasepuhan belum memungkinkan secara teknis untuk mendirikan dapur umum berskala besar. Dari posko tersebut, sebanyak 320 paket makanan siap santap langsung digeser ke titik pengungsian bersamaan dengan pasokan tanki air bersih guna mengantisipasi krisis air yang masih melanda wilayah terdampak.
Sinergi Relawan, Tokoh Adat, dan Pemerintah

Aksi sosial ini menggerakkan 16 personel relawan HSI Berbagi yang dibagi ke dalam beberapa fungsi tugas. Selain berfokus pada manajemen dapur umum dan pembagian makanan, sebagian relawan bergotong-royong membersihkan mushola di area Kasepuhan agar bisa segera digunakan kembali oleh warga untuk ibadah shalat harian dan shalat Jumat.
Penyaluran bantuan dapat menyasar seluruh warga terdampak secara merata berkat koordinasi yang kuat dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta tokoh adat setempat. Bantuan 320 paket makanan diserahkan langsung secara simbolis melalui sesepuh adat Abah Hendrik Suhendrik dan Dede selaku perwakilan DKM Kasepuhan Cipta Mulya.
Selain paket makanan, HSI Berbagi juga menyalurkan bantuan tahap ketiga berupa beras masing-masing 3 kilogram kepada 52 Kepala Keluarga (KK). Proses distribusi di lapangan ini juga dikawal penuh Muhidin selaku perwakilan dari Tim Tagana Dinas Sosial.
Menutup laporan giat kemanusiaan ini, Aryo menyampaikan pesan dan doa terbaik dari segenap keluarga besar HSI BERBAGI.
“Kami berharap para warga terdampak di Kasepuhan Cipta Mulya diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan menghadapi ujian ini, hingga situasi benar-benar pulih. Kami juga mengucapkan jazaakumullahu khairan kepada para donatur HSI Berbagi. Amanah berupa zakat, infaq, dan sedekah Anda telah disalurkan langsung kepada mereka yang membutuhkan, semoga menjadi pemberat timbangan amal di akhirat kelak,” ungkap Aryo. (sbn)
Ingin membaca berita selengkapnya?
Baca Lebih Lanjut